Jakarta,Malukuinterprize— ALIANSI GIBRAN atau Aliansi Gerakan Indonesia terus memperkuat konsolidasi organisasi secara nasional. Hingga saat ini, struktur Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) ALIANSI GIBRAN telah terbentuk di 37 dari total 38 provinsi di Indonesia.
Perkembangan tersebut menunjukkan semakin luasnya jaringan organisasi ALIANSI GIBRAN dalam membangun dan memperkuat struktur kepengurusan dari tingkat nasional hingga daerah.
Pembentukan kepengurusan di berbagai provinsi menjadi bagian dari langkah konsolidasi nasional dalam memperluas jaringan Gerakan Indonesia Berani dari Sumatera hingga Papua.
Saat ini, satu provinsi yang masih dalam proses pembentukan struktur kepengurusan DPW adalah Provinsi Maluku Utara.
Sumatera Diisi 10 Ketua DPW
Di Pulau Sumatera, ALIANSI GIBRAN telah menetapkan sepuluh Ketua DPW, yakni Win Rahmadi sebagai Ketua DPW Aceh, Andrian Pratama sebagai Ketua DPW Sumatera Selatan, Gamal Satrio, S.H. sebagai Ketua DPW Sumatera Barat, serta Aditya Petrus Gultom sebagai Ketua DPW Sumatera Utara.
Selanjutnya, Syafri Naldi dipercaya memimpin DPW Riau, Saut Togap Parluhutan memimpin Kepulauan Riau, Susandi, S.H., CLP memimpin Jambi, Wan Awalludin, S.H. memimpin Kepulauan Bangka Belitung, Irpanadi memimpin Bengkulu, serta Rully Satria Candra dipercaya sebagai Ketua DPW Lampung.
Jawa dan Kalimantan Perkuat Konsolidasi
Di Pulau Jawa, kepemimpinan DPW ALIANSI GIBRAN dipercayakan kepada Feddy Kauppinen di Jawa Barat, Rosidin di Jawa Tengah, Brilliant Wahyu Pangayoman di Jawa Timur, Gadang Nur Nugroho, S.Pd. di Daerah Istimewa Yogyakarta, Imron di DKI Jakarta, serta Suarsa di Banten.
Sementara di Pulau Kalimantan, ALIANSI GIBRAN menetapkan Hendra, S.H. sebagai Ketua DPW Kalimantan Barat, Asis Rianto di Kalimantan Timur, Melpin Syaputra B.J. Gani di Kalimantan Tengah, Azifa Kausar di Kalimantan Selatan, dan Jon Bambulu di Kalimantan Utara.
Sulawesi Dipimpin Jonson Wullur
Untuk wilayah Sulawesi, kepemimpinan DPW ALIANSI GIBRAN dipercayakan kepada Jonson Wullur sebagai Ketua DPW Sulawesi Utara, menggantikan informasi sebelumnya yang menyebut nama Junior Kumajas.
Sementara itu, Welhelmus Ignasius dipercaya memimpin DPW Sulawesi Tengah, Anwar Abdullah, S.I.P. memimpin Sulawesi Selatan, Firka memimpin Sulawesi Barat, Nurma memimpin Sulawesi Tenggara, serta Zemi Lasut memimpin DPW Gorontalo.
Bali dan Nusa Tenggara
Di wilayah Bali dan Nusa Tenggara, ALIANSI GIBRAN telah membentuk kepengurusan di Provinsi Bali yang dipimpin I Gede Suparta, S.H., M.H., Provinsi Nusa Tenggara Barat dipimpin I Gusti Ngurah Adisudana Putra, S.Pd., S.H., serta Provinsi Nusa Tenggara Timur dipimpin Edwin Fangidae.
Marsel Maspaitella Pimpin DPW Maluku
Di wilayah Maluku, kepemimpinan Dewan Pimpinan Wilayah ALIANSI GIBRAN Provinsi
Maluku dipercayakan kepada Marsel Maspaitella.
Kepercayaan tersebut menempatkan Provinsi Maluku sebagai salah satu wilayah yang telah memiliki struktur kepengurusan dalam jaringan nasional ALIANSI GIBRAN.
DPW ALIANSI GIBRAN Maluku diharapkan dapat terus melakukan konsolidasi organisasi hingga tingkat kabupaten dan kota di seluruh wilayah Maluku.
Papua Barat Daya Dipimpin Dewi Susanti Camuru Di wilayah Papua, struktur kepengurusan ALIANSI GIBRAN kini semakin lengkap.
Archilaus Andreas Fonataba, S.T. dipercaya memimpin DPW Papua, sementara Jhoni Luis Kendy memimpin Papua Barat. Selanjutnya, Dominggas Ndiken, S.E. dipercaya memimpin Papua Selatan, Semi Degei, S.E., M.Si. memimpin Papua Tengah, dan Sepius Mirin dipercaya sebagai Ketua DPW Papua Pegunungan.
Sementara itu, kepengurusan DPW ALIANSI GIBRAN Provinsi Papua Barat Daya kini dipimpin oleh Dewi Susanti Camuru.
Dengan terbentuknya kepengurusan Papua Barat Daya, maka struktur DPW ALIANSI GIBRAN kini telah terbentuk di 37 provinsi di Indonesia.
Ketua Umum Reyhan Restuansyah Terus Perkuat Struktur Nasional
Ketua Umum ALIANSI GIBRAN, Reyhan Restuansyah, bersama jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP) terus melakukan konsolidasi dan penguatan struktur kepengurusan organisasi di berbagai wilayah Indonesia.
Saat ini, proses konsolidasi tidak hanya dilakukan pada tingkat provinsi. ALIANSI GIBRAN juga tengah membuka dan memproses perekrutan kepengurusan pada tingkat Kabupaten dan Kota se-Indonesia.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari penguatan organisasi agar struktur ALIANSI GIBRAN dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas dan terorganisir hingga ke tingkat daerah.
Konsolidasi struktural tersebut menjadi salah satu agenda penting organisasi dalam membangun jaringan kepengurusan yang solid, terkoordinasi, dan memiliki kesamaan semangat dalam membawa gerakan organisasi ke seluruh Nusantara.
Dengan telah terbentuknya 37 DPW dan terus berjalannya proses perekrutan kepengurusan tingkat Kabupaten dan Kota, ALIANSI GIBRAN menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat organisasi secara nasional
Reyhan Restuansyah bersama jajaran DPP ALIANSI GIBRAN terus mendorong percepatan konsolidasi organisasi dari tingkat pusat hingga daerah sebagai bagian dari penguatan Gerakan Indonesia Berani.
Dengan jaringan yang kini telah menjangkau hampir seluruh provinsi di Indonesia, ALIANSI GIBRAN terus bergerak membangun struktur organisasi dari pusat hingga ke daerah.(Redaksi)

